Tuesday, February 5, 2008

Menangislah Kerana Takut Pada Allah Subhannahu wa Ta'ala

Menangis adalah kurnia Allah Subhannahu wa Ta'ala yang sangat besar yang diberikan kepada manusia. Setiap orang yang menangis tentu memiliki alasan-alasan yang berbeza antara satu dengan yang lain. Boleh jadi seseorang menangis karena takut pada sesuatu, kerana bahagia, kerana terharu, boleh jadi juga seseorang menangis kerana hiba, kerana menderita, kerana kehilangan sesuatu, kematian, musibah dan sebagainya.

Namun ada satu tangisan yang sangat disenangi dan dipuji oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala , yaitu seseorang yang mengingat Allah Subhannahu wa Ta'ala lalu air matanya bercucuran kerana merasa takut kepada-Nya. Dan sungguh luar biasa keutamaan yang akan diberikan Allah Subhannahu wa Ta'ala kepada orang yang boleh menitiskan air mata kerana takut pada-Nya.

Menangis kerana takut kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala memiliki kedudukkan yang sangat tinggi dan mulia di sisi Allah, sebagaimana ditegaskan dalam nash-nash Al-Qur'an mahupun Hadits-hadits Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , diantaranya:

  • Firman Allah Subhannahu wa Ta'ala , artinya,
    "Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan kekhusyukan mereka bertambah". (QS. 17:109)
  • Firman-Nya yang lain,artinya,
    "Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Rabbnya Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar" (QS. 67:12)
  • Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,
    "Tujuh golongan yang mendapat naungan Allah pada suatu hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Allah; …(dan disebutkan diantaranya) seseorang yang berzikir (ingat) kepada Allah dalam kesendiriannya kemudian air matanya mengalir" ( HR. al-Bukhari, Muslim dan lain-lainya )
  • Rasulullah bersabda, artinya,
    "Tidak akan masuk ke dalam api neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allah hingga air susu ibu (yang sudah diminum oleh anaknya) kembali ke tempat asalnya" ( HR.at-Tirmidzi )
  • Sabda Rasulullah , artinya,"Barangsiapa yang mengingat Allah kemudian dia menangis sehingga air matanya mengalir jatuh ke bumi niscaya dia tidak akan diazab pada hari kiamat kelak" (HR. Al-Hakim dan dia berkata sanadnya shahih)
  • Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,
    "Semua mata pada hari Kiamat nanti akan menangis kecuali (ada beberapa mata yang tidak menangis) (pertama) mata yang dijaga dari hal-hal yang diharamkan Allah, (ke dua) mata yang digunakan untuk berjaga-jaga (pada malam hari) di jalan Allah, (ke tiga) mata yang darinya keluar sesuatu (menangis) walau (air mata yang keluar) hanya sekecil kepala seekor lalat karena takut pada Allah" ( HR.Ashbahâni )
  • Dari Ibnu Mas'ud Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,
    "Setiap mukmin yang meneteskan air mata karena takut kepada Allah walau hanya sekecil kepala seekor lalat, lalu air matanya itu membasahi pipinya niscaya Allah haramkan neraka untuk menyentuhnya" (HR.Ibnu Majah, al-Baihaqi dan Ashbahâni )
  • Dari al-Abbâs Bin Abdul Muthallib Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,
    "Dua jenis mata yang tidak tersentuh api neraka, (pertama) mata yang menangis (ditengah kesendirian) dimalam hari karena takut pada Allah Subhannahu wa Ta'ala , dan (kedua) mata yang digunakan untuk berjaga-jaga (pada malam hari) di jalan Allah." (HR. At-Thabrani)
  • Dari Zaid Bin Arqom Radhiallaahu anhu , dia berkata, "Seseorang bertanya kepada Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam , “Ya Rasulullah dengan apa aku membentengi diri dari api neraka? Rasulullah menjawab, “Dengan air matamu, karena mata yang menangis karena takut pada Allah niscaya neraka tidak akan menyentuhnya selama-lamanya" ( HR. Ibnu Abi Dunya dan Ashbahâny )

Ya MUHAIMIN bimbinglah daku…

Ya Tuhan..

Dalam perjalanan menempuh hari-hari dalam hidupku,

Selangkah ke hadapan diriku bimbang..

Bimbang akan ada dosa-dosa yang bakal aku lakukan,

Selangkah ku berpaling ke belakang..

Hatiku sayu terkenangkan dosa noda yang pernah ku lakukan,

Oh Tuhan….

Apakah selamanya aku akan begini??

Hidupku di dalam resah gelisah,

Apakah ini ujian atau balasan atas dosa-dosa ku??

Tuhan.. ampunilah aku..

Terimalah taubatku..

Oh Tuhan..

Aku tahu aku tidak layak untuk meminta yang terbaik buat diriku,

Kerana aku sedar aku ini hina..

Aku dha’if..

Aku jahil..

Aku terlalu terpesona dengan pujukan dunia yang melalaikan,

Akan tetapi..

Sejak kehadiran insan itu,

Hatiku berbelah bagi..

Apakah layak diriku untuknya??

Dia terlalu mulia dan suci..

Jika ingin dibanding dengan diriku yang hina dan kotor ini..

Bukankah telah Kau catatkan..

Dalam kitab suciMu..

“wanita yang baik itu untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya”

surah an-Nur ayat 26..

Sedang aku??

Aku tahu aku tidak mungkin tergolong dalam golongan itu..

Ya Rabbana..

Aku menyukai insan itu,

Namun seandainya dia bukan tercipta untuk diriku..

Cukuplah cintaMu menjadi penawar hatiku..

Pasrahkanlah hatiku ya Tuhan..

Lenyapkanlah perasaanku terhadap insan bernama manusia itu..

Kau penuhilah hatiku dengan cahaya keimanan kepadaMu..

Terangilah jiwaku dengan rahmatMu..

Belailah perasaanku dengan kasih sayangMu dan ketaqwaan kepadaMu..

Dan hiasilah peribadiku dan hatiku dengan perasaan cinta kepadaMu..

Jadikanlah cintaku kepadaMu lebih aku inginkan

Dari air yang dingin..

Robbana zolamna anfusana wa in lam taghfirlana wa tarhamna lanaku nanna minal khosirin..

Aku tahu Kau sentiasa berasama-samaku Tuhan..

Ikhlas dari..

Aqi..